Diposkan pada My Task

6 Demons ( Part 20)

Cerita Sebelumnya….

Pada malam itu Bapak hamzah dan Ibu Risma masih berbincang dengan pembahasan yang semakin serius. Dan ia menanyakan seperti ini
“Apa strategi anda untuk membela saya dari orang yang mengerikan itu?”

Ibu Risma sebagai pengacara yang diutus membelanya pun berkata “ Tergantung pada Bapak.”

“Saya hanya peduli dengan meceritakan kisah Emma. Saya hanya ingin semua orang mendengar apa yang saya ceritakan” kata Pak Hamzah.

Bu Risma pun menjawab dengan sedikit memaksa “Apa yang sebenarnya terjadi pada Emma dan apa penyebabnya?”

“Yang sebenarnya terjadi pada Emma ……. . Jika saya mengizinkan Anda untuk membela saya, Ibu bisa berjanji membiarkan saya menceritakan kebenarannya?“ Pak Hamzah berkata

Bu Risma pun berkata “ kebenaran apa yang mau bapak ceritakan? Bahwa ritual itu membunuhnya, Emma meninggal itu salah bapak kan?”

Pak hamzah pun langsung menyanggahnya dan berkata “ Tidak!!!” dengan nada tegas.

Setelah itu pak Hamzah menyuruh sang pengacara ini untuk mendatangi rumah orang tua Emma agar tahu suasana rumah Emma. Setibanya ia dirumah orang tua Emma ia langsung disambut baik oleh keluarga Emma. Ia pun dipersilahkan untuk duduk. Ketika ia duduk ia melihat banyak kucing dan ternyata keluarga Emma ini sederhana juga relilgius.

Ibunya Emma pun memulai pembicaraan “Pasti Ibu tidak terbiasa dengan tempat begini. Pasti kisah hidup kami aneh bagi Ibu?” kata Ibunya Emma.

Ibu Risma menjawab “Tidak bu, saya besar di kota kecil. Malahan rumah saya dulu tak senyaman atau sebesar ini. Ibu saya membesarkan saya sendirian. Ibu saya seorang guru dan uang kami tak banyak.”

Seketika Ibunya Emma teringat tentang cita-cita Emma dan ia pun berkata “Sungguh menyenangkan. Emma bercita-cita menjadi guru makanya Emma masuk ke Universitas.”

Ibu Risma melihat Ibunya Emma yang terlihat sedih ia pun mengalihkan pembicaraannya dengan menanyakan ini “Ternyata dirumah ibu banyak sekali kucing ya?”

Ibunya Emma menjawab “ Iya saya rasa saat ini ada 11 ekor. Emma selalu membawa kucing-kucing liar untuk diadopsi dirumah.”

Setelah itu Ibunya Emma menceritakan begitu bahagianya hidup Emma sebelum memasuki dunia perkuliahan. Setelah selesai mendapat sedikit informasi tentang kehidupan Emma ketika ia belum mendapat gangguan Ibu Risma pun bergegas untuk mempersiapkan berkas-berkas atau bukti-bukti yang akan ia sajikan dipersidangan.

Keesokan harinya persidangan pun dimulai semua orang yang terlibat didalam sidang itu pun duduk dikursinya masing-masing. Tiba-tiba Ibu Risma terkejut ketika melihat jam tangannya yang menunjukan pukul 3. Padahal jamnya tidak pernah error seperti itu. Perwakilan dari asisten Jaksa wilayah dan perwakilan rakyat pun mejelaskan tentang hasil analisismya dalam kasus ini. Menurutnya Emma mengalami kondisi medis serius yang membutuhkan perawatan yang khusus. Pihak yang mewakili rakyat ini membuktikan bahwa ada gangguan secara fisik dan psikis didalam tubuh Emma. Menurutnya tergugat yaitu bapak hamzah telah mengkhianati tanggung jawabnya untuk merawat Emma dengan membujuknya mengabaikan pengobatannya secara medis dan malah merawatnya dengan perawatan religi. Ritual pengusiran setan yang dilakukan tergugat diduga memperburuk keadaan Emma. Ketika sedang berbicara pihak jaksa ini melihat Bapak Hamzah dengan tatapan yang sangat tajam.

Bagaimana kelanjutan situasi sidang kasus kematian Emma ini??

Cerita Selanjutnya….

Jangan lupa baca cerita selanjutnya yups readers😊

2 tanggapan untuk “6 Demons ( Part 20)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s