Diposkan pada Informasi

Hadiah Terindah.

“SURAT UNTUK ENGKAU”

Hari yang ku tunggu-tunggu akhirnya datang. Yap hari ini adalah hari kelahiranku. Sedih memang jika diingat kembali pada tahun sebelumnya. Dimana pada hari ini aku dikejutkan dengan sebuah kue ulang tahun dan sebuah kado. Dan yang sangat mengejutkannya tak biasanya engkau mau mencicipi kue ulang tahun ku. Ketika itu engkau langsung ingin mencicipinya. Pada awalnya aku tidak ingin membawa kue itu karena keluarga ku tak terlalu suka dengan kue tart. Aku bersyukur sekali sahabat-sahabat dari kecil ku itu memaksa ku untuk membawanya. Jika tidak, engkau tidak akan menikmati kue yang sangat manis itu.


Sebelumnya engkau memeluk ku seakan-akan engkau tidak akan memeluk ku lagi. Air mata ku pun menetes entah kenapa. Engkau meminta ku untuk selalu ada didekat mu. Bahkan aku sekarang menyesal tidak selalu menjadi yang terbaik disisi mu. Aku selalu berpikir yang tidak-tidak ketika engkau selalu berpesan apapun itu. Tapi aku sendiri yang menepisnya tidak akan mungkin tidak akan mungkin. Setiap aku berdoa dalam doa ku selalu ku pinta panjangkanlah umur beliau Ya Rabb. Aku tidak sanggup kehilangan beliau.


Dan sepertinya doaku bukan yang terbaik bagi engkau. Tepat 3 hari setelah hari ulang tahun ku. Tepatnya jam 22.00 engkau tak sadarkan diri. Kekasih engkau menenangkan ku ketika aku sudah mulai menangis. Aku tidak ingin nethink dengan keadaan ini. Dokter pun memeriksa engkau dan berkata “ Denyut nadinya lemah”. Tangan dan kaki ku semua bergetar, pikiran itu pun muncul dan aku selalu menepisnya. Aku meminta kepada kekasih engkau untuk membawa engkau ke rumah sakit terdekat. Dan akhirnya engkau pun dibawa kesana. Di dalam mobil aku berbisik ditelinga engkau “Bu, aku belum sukses kenapa engkau seperti ini. Bagaimana aku bisa melihat senyummu ketika aku sukses nanti.” Air mataku tidak dapat dibendung lagi ketika harus menelpon semua kakak-kakak ku. Apalagi setelah aku diperbolehkan untuk melihat engkau dan ternyata sekujur tubuh engkau sudah ditutupi selimut yang ku beli atas permintaan mu. Tapi, aku ingat lagi ibuku akan menangis jika aku menangis dan aku pun tidak memperbolehkan siapa pun menangis di depan mu bu. Maafkan aku tidak bisa menjagamu dan tidak bisa menjadi yang terbaik di sisi mu disaat- saat terakhirmu.


Setaun sudah bu, engkau meninggalkan ku. Rasanya berat sekali rindu ini. Ketika aku sudah mulai lelah dengan semua keadaan ini aku teringat semangat mu dulu. Engkau selalu membuat orang disekeliling mu salut akan semangat mu padahal engkau sedang sakit. Bu, saat ini hanya engkau satu-satunya wanita terhebat didunia. Bu, hari ini umur ku 19 tahun aku sudah sedikit belajar tentang segala hal termasuk SABAR dan IKHLAS. Aku ingat salah satu pesan mu yaitu “ Balaslah orang yang menjahatimu dengan kebaikan”. Kesabaran mu, kesantunan mu akan aku contoh dan akan aku ceritakan bahkan akan aku ajarkan kepada anak-anak ku kelak. Ibuku adalah seorang bidadari tak bersayap yang sangat cantik. Doa dan salam rinduku untuk mu takkan putus sampai ajal yang memutuskannya Bu.


Mungkin ini adalah hadiah terindah bagiku bu bisa menceritakan semua ini. Untuk yang membaca ini aku mohon doakan aku, ibuku, bapakku, mas ku dan khusus yang membaca ini dipertemukan di syurganya Allah. Aamiin Allahumma Aamiin.

☀🌈☀☀🌈🌈☀☀☀🌈🌈🌈

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s